7 Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Riba !

Cara mendapatkan modal usaha tanpa riba, mendapatkan modal usaha memang menjadi keinginan setiap orang nah kita bisa saja meminjam uang dari bank, atau pegadaian namun cara tersebut belum tentu kita aman bukan dari segi pencurian, penipuan, tapi kita belum tentu selamat dari yang namanya riba, yaah sekarang perekonomian menurun akibat pandemi namun sekarang kita pandemi sudah hampir usai dan sekarang kita sudah bisa memulai usaha agar ekonomi bangkit.

riba sendiri sebelum menjadi riba ada banyak sekali ketetapan yang ada sehingga gak semua yang kalian anngap riba itu riba untuk lebih lengkapnya bisa lihat ketapan atau persyaratan berikut ini.

Apa Itu Riba?

siapa tau kalian gak sengaja nemu ini dan tidak tau apa itu ribah?. nah riba sendiri merupakan salah perbuatan yang dilarang dalam islam, yakni perbuatan yang sangat merugikan yakni melebihkan jumlah pinjaman dengan bunga atau apapun itu yang penting lebih dari jumlah yang dipinjam. dan ada beberapa jenis riba yakni sebagai berikut.

  • Riba Fadl: jenis riba ini merupakan jenis riba yakni menukar jenis barang yang sama namun memiliki ukuran yang berbeda.
    Contoh: menukarkan beras dengan beras, gandum dengan gandum, emas dengan emas namun memiliki jumlah kelebihan yang telah disyaratkan oleh sipemberi.
    Hadist:“Dari Ubaidah bin As-Samit ra, Nabi saw. telah bersabda: emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, syair dengan syair, kurma dengan kurma, garam dengan garam, hendaknya sama banyaknya, tunai dan timbang terima, maka apabila berlainan jenisnya, maka boleh kamu menjual sekehendakmu, asalkan dengan tunai.” (HR. Muslim).
    Cara Agar Terhindar:
    1. Tukar menukar harus sama baik itu dari segi ukuran, timbangan, dan dll.
    2. Menukar saat itu juga.
  • Riba Qardi: jenis riba ini merupakan jenis riba yakni meminjamkan sesuatu kepada orang namun ia mengharapkan keuntungan dari pemberian tersebut.
    Contoh: Ambo' meminjam uang kepada teman sebesar 100.000 namun ada kesapakan (bisa juga tidak sepihak) bahwa dia harus membayar sebesar 150.000 dikemudian hari inilah yang dimaksud dengan riba qardi.
    Hadist: “Semua piutang yang menarik keuntungan termasuk riba”. (HR. AlBaihaqi).
  • Riba Yad: riba ini merupakan riba yang terjadi pada transaksi jual beli yang terjadi penundaan (Serah Terimah) kedua barang misal antara pembayaran dan barang.
    Contoh: Sape' Membeli barang namun ia tidak punya uang untuk membayarkannya jadi dia mambayarnya belakangan dan ada tambahan biaya atau lainya, kalo sekarang ini lebih mirip dengan pembayaran kontan atau kredit.
    Hadist: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda, dan bertaqwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.” (Ali-Imran: 130).
  • Riba nasi’ah: adalah tukar menukar dua barang yang sejenis ataupun tidak sejenis atau jual beli yang memiliki pembayaran disyaratkan lebih oleh penjual dengan dilambatkan.
    Contoh: Misalnya si andi membeli emas dengan jangka waktu dan tempo yang ditentukan, baik dilebihkan atau tidak. untuk hadist saa seperti fadl.

nah sudah tau apasih itu ribah, jenis dan contohnya, selanjutnya yang perlu diketahui adalah konsep dan keyentuan agar meminjam uang tidak riba, dan tidak menimbulkan dosa.

Sekilas Tentang Riba dalam Konsep Islam

Secara etimologis, riba merupakan sebutan bahasa Arab yang mempunyai makna“ bonus” ataupun“ kelebihan”. Sedangkan itu, secara sebutan penafsiran riba merupakan bonus ataupun kelebihan pembayaran hutang, baik disyaratkan ataupun tidak disyaratkan oleh pemberi hutang.

Dalam Islam, riba sangat diharamkan, sebab bisa memunculkan kesulitan pembayaran kredit untuk peminjamnya. Peringatan tentang keharaman riba di informasikan sebagian kali dalam Al- Qur’ an, misalnya di Al- Qur’an pesan Al- Baqarah ayat 278 serta Al-’ Imran ayat 130.

Baca Juga: Bisnis Online Tanpa Modal Untuk Pelajar Terbaik 2021

Sepanjang ini, konsep bunga dalam kredit konvensional dikira mendekati ataupun apalagi sama dengan riba. Walaupun demikian, para ilmuwan Islam masih hadapi ikhtilaf( berbeda komentar) soal ini. Sebab hukumnya masih diperdebatkan, sebagian besar pinjaman modal usaha syariah memilah jalan kehati- hatian, ialah dengan tidak memakai sistem bunga sama sekali, alias tanpa riba. 

selanjutnya agar kita lebih tau lagi dengan riba itu kita juga tau tentang syaratnya agar tidak menjadi riba.

Syarat Mengajukan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Riba

Setelah membahas cara mendapatkan modal usaha tanpa riba, berikutnya kita akan membahas syarat mengajukannya. Dalam konsep syariah, syarat-syarat mengajukan pinjaman modal usaha syariah antara lain:

  • Ada pihak penyalur dana (shohibul maal) dan pihak peminjam (mudharib) saat transaksi.
  • Ada obyek pasti untuk diserahterimakan dalam akad dan dalam kekuasaan shohibul maal.
  • Ada kesepakatan ijab-qabul (sighat) antara shohibul maal dan mudhorib, dengan ikhlas dan tanpa paksaan.

Itulah syarat-syarat mendapatkan pinjaman tanpa harus riba dan berbuat selanjutnya ada akad-akad pinjaman modal usaha syariah.

Akad-Akad Pinjaman Modal Usaha Syariah

Sebagai informasi, terdapat beberapa akad bisa Anda pilih guna mendapat pinjaman modal usaha tanpa riba, yaitu di antaranya:

  1. Mudharabah Akad: pertama dan yang paling banyak digunakan dalam transaksi pinjaman modal usaha tanpa riba adalah mudharabah, yaitu bantuan permodalan 100% dari pihak penyalur dana untuk membantu bisnis pihak peminjamnya. Perjanjian pembagian keuntungan dalam akad mudharabah adalah bagi hasil.
  2. Musyarakah Akad: berikutnya yang juga sering dipakai guna mendapat modal usaha tanpa riba adalah musyarakah, yaitu iuran permodalan antara dua belah pihak untuk mendanai sebuah usaha. Dalam konteks ini, dua pihak yang terlibat sama-sama memberikan bantuan pendanaan, walau persentasenya boleh berbeda. Selain itu, kedua pihak tersebut juga wajib sama-sama aktif memberikan tenaga untuk mengolah usaha.
  3. Rahn Akad: ketiga guna mendapat pinjaman modal usaha syariah adalah Wem, atau peminjaman modal secara syariah dengan jaminan barang tertentu yang diserahkan pada penyalur dana. Dalam bahasa Indonesia, akad rahn setara dengan sistem pinjaman pegadaian.

nah itulah akad akad pinjaman modal usaha syariah tanpa harus mendapatkan dosa dari perbuatan tersebut selanjutnya cara mendapatkan pijaman tersebut.

Baca Juga: Aplikasi Nonton Youtube Dibayar Gopay, Ovo, Paypal

7 Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Riba

Sebenarnya ada banyak sekali cara agar mendapatkan pinjaman baik itu untuk keperluan modal atau yang lainnya, ada banyak sekali cara agar kita mendapatkan pinjaman tersebut tanpa harus melanggar ketentuan riba dan mendaptkankan dosa karena kita terlibat didalamnya antara lain sebagai berikut:

1. Dengan Meminjam ke Kerabat/ Kerabat

Metode memperoleh modal usaha tanpa riba yang awal serta utama merupakan dengan meminjam ke kerabat, saudara, ataupun teman terpercaya. Umumnya, kerabat, saudara, ataupun teman tidak hendak menetapkan bunga dikala Kamu mengajukan pinjaman pada mereka, sehingga Kamu juga hendak bebas dari riba.

2. Menjual Sebagian Aset Pribadi

Bila Kamu mau berupaya mencari modal usaha sendiri lebih dahulu, menjual aset individu merupakan salah satu langkah yang pantas Kamu coba. Perihal ini barangkali memerlukan pengorbanan. Hendak namun, bila duit hasil penjualan peninggalan tersebut bisa diolah jadi lebih besar, sesuatu hari nanti Kamu dapat mengambil kembali peninggalan yang telah terjual, apalagi membeli peninggalan lebih banyak lagi.

3. Menggadaikan Benda di Pegadaian Syariah

Metode memperoleh modal usaha tanpa riba selanjutnya merupakan dengan menggadaikan benda secara syariah. Bila Kamu mengajukan pinjaman ke pegadaian syariah, Kamu biasanya cuma hendak dimintai bayaran penindakan serta perawatan benda sepanjang masa gadai, tanpa bunga pinjaman.

4. Mengajukan Pinjaman Secara Syariah ke Bank

Semacam telah diulas di atas, dikala ini terdapat banyak bank dengan divisi syariah yang dapat Kamu peruntukan tujuan dikala mencari pinjaman modal usaha syariah. Dikala mengajukan kredit syariah, petugas bank syariah hendak menawari Kamu kredit dengan bermacam akad, mulai dari mudharabah hingga mutanaqishah.

5. Memakai Kartu Kredit Syariah

Dikala ini, kartu kredit telah terdapat yang syariah lho! Guna kartu kredit syariah sama semacam kartu kredit pada biasanya. Kelainannya, kartu kredit syariah dalam pengelolaannya murni memberlakukan prinsip syariah, tercantum dalam penentuan bayaran pelayanannya.

6. Mencari Investor yang Tidak Menetapkan Bunga Pinjaman

Selain mengajukan pinjaman modal usaha syariah, sebenarnya ada satu cara mendapatkan modal usaha tanpa riba yang tak kalah menarik, yaitu dengan menawarkan opsi bagi hasil ke investor. Dengan adanya opsi bagi hasil, Anda akan terbebas dari bunga dan biaya-biaya tambahan lainnya. Sebagai gantinya, Anda hanya perlu membagi persentase keuntungan tiap bulan dengan investor, sampai waktu perjanjian tertentu.

7. Menabung Tidak Selamanya Modal Itu Harus Meminjam

Menabung dengan menambung kita dapat bisa mengumpulkan uang, agar dapat menjadi modal emang sih gak dalam waktu yang cepat namun, hal tersebut dapat menghindarkan kita dari yang namanya riba dan piutang. kerena dengan menabung kita tidak perlu memikirkan tentang bagaimana cara kita untuk membayar utang dan dll.

Baca Juga: Cara Mudah Daftar Di Skill Academy Tanpa Ribet !!!

berikut adalah lembaga lembaga yang dapat anda jadikan list sebagai tempat mendapatkan modal usaha tanpa riba.

Lembaga Penyedia Modal Usaha Tanpa Riba

Saat ini, cara mendapatkan modal usaha tanpa riba sebenarnya sangat mudah. Ada banyak lembaga penyedia modal usaha syariah yang bisa Anda akses, baik secara offline maupun online. Lembaga-lembaga tersebut di antaranya:

Bank Syariah

Demi memenuhi kebutuhan masyarakat, saat ini banyak bank konvensional yang juga menyediakan divisi khusus guna melayani pinjaman modal usaha tanpa riba. Meski berada dalam satu naungan dengan bank konvensional, pelaksanaan teknis dan pengelolaan dana divisi syariah biasanya terpisah.

Pegadaian Syariah

Lembaga penyedia modal usaha tanpa riba berikutnya adalah pegadaian syariah. Di Indonesia, ada dua jenis pegadaian dengan layanan syariah, yaitu pegadaian konvensional dengan divisi syariah dan pegadaian syariah murni. Pegadaian syariah biasanya menyediakan bantuan modal usaha syariah dengan jaminan barang, tapi tanpa mengandung bunga sama sekali.

P2P Lending Syariah

Perkembangan teknologi membuat fintech syariah bermunculan, salah satunya adalah layanan peer-to-peer (P2P) lending syariah. Saat mengajukan bantuan modal usaha tanpa riba ke P2P lending syariah, Anda tidak perlu melakukan akad dengan bertemu petugas kreditnya langsung. Biasanya aplikasi P2P lending syariah sudah memiliki fitur akad yang dijamin keabsahannya.

Lembaga Wakaf Produktif

Lembaga penyedia modal usaha tanpa riba yang terakhir adalah lembaga wakaf produktif. Jika Anda berhasil memperoleh modal usaha berbentuk wakaf, Anda tidak punya kewajiban mengembalikannya pada pihak pemberi wakaf. Sebagai gantinya, Anda akan diminta mengalokasikan sebagian keuntungan pada lembaga-lembaga sosial, seperti yayasan yatim, lembaga crowdfunding sosial, dan sebagainya.

Kesimpulan

Itulah cara cara yang perlu kita tempuh untuk mendaptkan uang untuk modal usaha, namun yang paling direkomendasikan ialah dengan mngikuti cara nomer delapan yakni dengan menabung, mengapa menabung karena dengan menabung kita tidak perlu lagi memikirkan tentang bagaimaa cara untuk mengemblikan modal, ingat ada kata sedikit-sedikit lama lama jadi bukit, jadi konstitenlah dalam menambung agar apa yang diinginkan cepat terwujud.

0 Response to "7 Cara Mendapatkan Modal Usaha Tanpa Riba !"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel